Waspadalah Uber, Didi Meluncurkan Aplikasi Bahasa Inggris.

0
172

Cina Bersiap siap untuk bersaing dengan Uber di pentas global. Didi Chuxing, Perusahaan yang mendominasi pasar cina yang didukung oleh Apple, telah meluncurkan versi bahasa inggris dari aplikasinya.

Layanan baru ini sedang dalam tahap mode beta dan hanya tersedia di tiga kota. Pengguna di beijing, Shanghai dan Guangzhou akan mendapatkan akses antarmuka bahasa inggris setelah mereka meningkatkan (upgrade) atau mengistal aplikasi versi terbaru.

Pelanggan Didi yang tidak bisa membaca atau berbicara bahasa china juga akan mendapatkan keuntungan dari fitur baru yang ada yaitu : kemampuan untuk bertukar pesan dengan driver melalui fungsi terjemahan secara real-time.

Ini merupakan kabar baik bagi orang asing yang berkunjung atau tinggal di china, namun akan mejadi kabar buruk bagi uber.

Didi menghapus aplikasi global uber pada akhir tahun lalu di China, memaksa orang untuk mendownload aplikasi Uber versi bahasa china jika mereka ingin terus menggunakan layanan ini. Aplikasi Uber di china tidak tersedia dalam bahasa inggris, tidak memiliki pembaruan (tidak dapat di update) secara signifikan dalam beberapa bulan , dan tidak mendukung kartu kredit internasional. lalu kemudian Aplikasi Uber yang anda gunakan tidak akan dapat kembali bekerja di China.

Aplikasi Didi yang baru ini akan mendukung kartu kredit dari sembilan negara, termasuk A.S., Inggris dan Brasil. Didi tidak malu dengan ambisi globalnya. Perusahaan tersebut meluncurkan laboratorium penelitian kecerdasan buatan di Silicon Valley pada bulan maret, kemudian memperoleh dana untuk menjadi startup kedua yang paling berharga di dunia bulan lalu, China telah mengumpulkan dana uang lebih dari $50 miliar dan memberi sinyal awal tahun ini bahwa pihaknya siap untuk menantang Uber di Amerika Latin.

Rintangan dalam penindustrian trasportasi global telah menghasilkan beberapa persaingan yang ketat. Ketika Didi mengambil alih operasi uber di China, Uber menjadi pemegang saham terbesar Didi sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, dan Didi mengambil alih saham minoritas di Uber. Itu berarti Uber memiliki saham penting di sebuah perusahaan, yang tampaknya sangat antusias untuk mematikan produk cina dan bersaing dengannya di pasar internasional.

Selain Apple, Didi didukung oleh lebih dari 100 investor, termasuk raksasa internet China Alibaba, dan perusahaan teknologi Jepang SoftBank (SFTBF).

SUMBER :

Dian Sobarna (12113389, 4KA14)