Sumbangan diberikan untuk Penjual Pisang Indonesia yang dirampok

0
135

Netizens di Indonesia berkumpul untuk mendukung penjual pisang tua yang mengatakan bahwa dia dirampok lebih dari 1 juta rupiah.

Suratman, 94, mengatakan bahwa ia didekati oleh seorang sopir dan diminta untuk memasukkan kendaraan untuk menjual buahnya.

Saat berada di dalam, dua orang memaksa Pak Suratman untuk mengosongkan sakunya. Mereka menendangnya keluar kemudian pergi, katanya.

Tommy Reza memposting video online Suratman dalam kondisi yang tertekan, sejak saat itu telah menarik simpati dan sumbangan.

Di pos tersebut, Mr Reza mengatakan bahwa Suratman mengatakan kepadanya bahwa dia berencana untuk menggunakan uang yang dicuri tersebut untuk membeli perabotan baru dalam perayaan Idul Fitri akhir bulan ini.

Insiden tersebut terjadi di Provinsi Jambi di Pulau Sumatera. Tommy Reza mengatakan kepada BBC News bahwa dia menemukan Suratman yang menangis.

“Saya kebetulan berada di daerah tersebut saat melihat seorang pria berteriak minta tolong,” katanya.

Reza menceritakan kisahnya di Facebook dan teman-teman mulai menghubungi bantuan. Saat itulah dia memutuskan untuk memulai pengumpulan penggalangan dana untuk mendapatkan uang pak Suratman kembali.

“Banyak orang dari Jambi dan bahkan luar negeri dari tempat-tempat seperti Hong Kong dan Malaysia menghubungi saya untuk bertanya ke mana mereka bisa menyumbangkan uang,” katanya.

Banyak orang juga memposting komentar tentang kemarahan dan kemarahan mereka atas kejadian tersebut.

“Ini menjijikkan pada begitu banyak tingkatan,” tulis Calista Primalia di Facebook.

“Pertama, banyak yang mengatakan tentang Anda jika Anda memilih seorang pria tua yang hanya berusaha mencari uang, dan untuk berpikir ada orang yang memiliki hati untuk melakukan perbuatan buruk semacam itu selama bulan puasa. Malu pada mereka semua.”

Angie Kuron, yang menonton video tersebut, mengatakan: “Saya menangis karena ketidakadilan dari semua ini. Apakah ini yang negara kita telah berkurang? Saya harap pihak berwenang akan segera menangkap penjahat ini.”

Sejak postingan tersebut viral, lebih dari 37 juta rupiah telah diajukan untuk Suratman. Gubernur setempat kemudian juga menyumbang Rp 5 juta dan membeli sisa persediaan pisang.

Reza memposting foto dirinya untuk mengirimkan uang itu ke keluarga.

“Dia sangat bersyukur dan dia sedang berdoa, saya katakan kepadanya bahwa saya hanyalah utusan,” kata Reza.

“Orang Indonesia luar biasa, saya tersentuh oleh belas kasih mereka terhadap satu sama lain.”