EU Mengkritik Rusia atas Larangan Saksi Yehuwa

0
83

Uni Eropa mengkritik Rusia mengenai larangan nasionalnya atas denominasi agama Saksi-Saksi Yehuwa, mengatakan bahwa semua orang harus dapat menjalankan agama mereka tanpa campur tangan.

Komentar UE hari Selasa mengikuti keputusan Mahkamah Agung Rusia, yang menolak seruan menentang larangan tersebut.

Penolakan terhadap seruan kelompok agama tersebut memungkinkan Rusia melikuidasi 395 jemaat Saksi-Saksi Yehuwa dan menyita harta benda mereka. Kelompok tersebut mengklaim sekitar 170.000 pengikut di Rusia.

Uni Eropa mengatakan: “Saksi-Saksi Yehuwa, seperti semua kelompok agama lainnya, harus dapat secara damai menikmati kebebasan berkumpul tanpa campur tangan.” Ditambahkan bahwa Rusia terikat oleh konstitusi dan juga komitmen internasionalnya untuk memberikan jaminan semacam itu.