Kashmir: Tiga Tewas dan Lebih Dari 20 Lainnya Cedera Dalam Serangan

0
90

Tiga warga sipil telah terbunuh dan lebih dari 20 orang terluka dalam serangan yang diduga gerilyawan di Kashmir yang didalangi India.

Polisi mengatakan kepada wartawan bahwa target serangan granat tersebut adalah seorang menteri setempat, yang berhasil lolos tanpa cedera.

Serangan tersebut terjadi di Tral, kampung halaman militan Burhan Wani, yang kematiannya tahun lalu memicu gelombang kekerasan yang mematikan di wilayah tersebut.

Wilayah Kashmir diklaim oleh India dan Pakistan secara keseluruhan.

“Saya tidak terluka tapi saya sangat sedih karena ini menewaskan dua orang. Saya sangat berduka untuk mereka,” kantor berita PTI mengutip Menteri Pekerjaan Umum Jammu dan Kashmir, Naeem Akhtar, yang dilaporkan sebagai sasaran.

Dia menambahkan bahwa seorang sopir “mengalami luka kritis.”

Kepala polisi di wilayah tersebut, SP Vaid, mengatakan kepada BBC Urdu bahwa menteri tersebut sedang melakukan tur di wilayah Tral untuk meresmikan sebuah proyek pembangunan saat serangan tersebut terjadi.

Ledakan tersebut, yang terjadi di sebuah bus, juga melukai tujuh tentara paramiliter. Pejabat kesehatan mengatakan bahwa enam orang sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Srinagar, dan dua lainnya kritis.

Pihak berwenang menyalahkan militan Hizbul Mujahdeen atas serangan tersebut. Tral adalah benteng bagi kelompok militan.

Namun, Hizbul Mujahdeen mengutuk serangan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke sebuah kantor berita lokal.

Sejak tahun 1989, Kashmir telah mengalami pemberontakan bersenjata di wilayah mayoritas Muslim melawan pemerintahan oleh India.

India menyalahkan Pakistan karena memicu kerusuhan di wilayah tersebut, namun klaim tersebut ditolak oleh Islamabad.

Dua dari tiga perang yang dilakukan antara kedua negara dipusatkan di Kashmir.