Festival UWRF 2017: Dari pencipta Minions sampai nama besar di sastra Indonesia

0
82

Pierre-Louis Coffin yang dikenal sebagai salah satu sutradara waralaba film Despicable Me, animator, serta pengisi suara karakter Minions, akan tampil di Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2017 yang akan dibuka Rabu (26/10) di Ubud, Bali.

Dalam festival sastra tersebut, Pierre-Louis Coffin akan mengisahkan kariernya di dunia film, selain juga bagaimana dia menjadi ‘duta’ soal Indonesia lewat karakter Minions yang disuarakannya.

UWRF yang sudah menginjak tahun ke-14 penyelenggaraannya menjadwalkan hadirnya 160 pembicara yang akan berbicara soal ‘asal muasal’.

Tema, tersebut, “membentangkan tajuk-tajuk besar seperti politik hingga teknologi, dan lingkungan hingga spiritual ini ditarik dari sebuah filosofi Hindu kuno yang berbunyi ‘Sangkan Paraning Dumadi’,” menurut pernyataan di situs festival tersebut.

Meski begitu, festival akan berlangsung di tengah kekhawatiran akan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Terhadap kemungkinan tersebut, direktur festival Janet de Neefe menegaskan, “Tidak ada bahaya langsung di area di luar radius 12 km dari Gunung Agung,” katanya.

“Gunung Agung terletak 35 km timur laut dari Ubud. Jika ada letusan, maka Ubud akan sedikit terdampak, dan yang mungkin muncul adalah abu vulkanik yang terlihat di Ubud,” tambahnya lagi.

Selain menyiapkan beberapa tempat evakuasi, penyelenggara juga merekomendasikan pengunjung untuk membawa masker N-95, jas hujan dan payung.

Nama besar sastra Indonesia

Walaupun ada penulis dari 30 negara yang akan menjadi pembicara di berbagai panel, namun beberapa nama besar penulis dan penyair Indonesia yang juga dipastikan hadir di acara tersebut, seperti NH Dini dan Sutardji Calzoum Bachri.

Dalam festival tersebut, NH Dini “akan menarasikan kehidupannya, mulai dari menjadi pramugari sampai kepeduliannya terhadap lingkungan, dan perlawanannya terhadap kekerasan berbasis gender”.

Penyair Joko Pinurbo akan mengisi workshop soal mencari inspirasi, sementara penulis Seno Gumira Ajidarma akan mengisi panel tentang bagaimana kelas sosial mempengaruhi karya-karyanya.

Sementara itu, penulis dan jurnalis Leila S. Chudori akan hadir di panel bersama NH Dini, penulis nominasi penghargaan Booker, Madeleine Thien, dan meluncurkan bukunya, Laut Bercerita.

Festival tersebut juga akan menampilkan beberapa penulis Bali, seperti Oka Rusmini dan Cokorda Sawitri, yang secara khusus akan membahas peran penulis perempuan Bali di masyarakat yang “memberikan beban dan harapan yang berat dalam keseharian perempuan Bali”.

Dari panggung internasional, selain kehadiran Madeleine Thien, UWRF juga akan menghadirkan penulis novel kriminal populer Inggris, Ian Rankin, penulis Cina, Jung Chang, yang karyanya, Angsa-angsa Liar sudah diterjemahkan ke 37 bahasa dan terjual 20 juta eksemplar, serta aktivis perempuan dan penulis Malaysia, Marina Mahathir.

Sumber : bbc.com