Menteri Pertahanan Denmark untuk Meningkatkan Upaya Keamanan Dunia Maya

0
72

Denmark bermaksud untuk berinvestasi untuk meningkatkan upaya pencegahan serangan cyber dalam strategi yang akan dipresentasikan awal tahun depan, kata menteri pertahanannya, Selasa.

“Kami akan membelanjakan lebih banyak uang di daerah ini,” Claus Hjort Frederiksen mengatakan kepada Reuters di sela-sela sebuah konferensi di Kopenhagen, meskipun dia menolak untuk mengungkapkan sebuah angka.

Cybersecurity “sangat tinggi dalam agenda” untuk pemerintah yang memiliki hak, tapi juga untuk pemilihan partai politik Denmark yang luas yang menegosiasikan strategi pertahanan baru untuk enam tahun mendatang, katanya.

Pemerintah ingin memperluas sistem peringatan dini dengan sensor yang mendeteksi kapan perusahaan atau pihak berwenang Denmark diserang, misalnya malware.

“Sampai tingkat tertentu, kami memiliki sistem hari ini, tapi kami ingin memperluasnya ke infrastruktur strategis dan perusahaan swasta,” katanya kepada Reuters.

Pemerintah juga ingin meningkatkan kapasitas pencegahan di pusat keamanan cybersecurity Denmark untuk meningkatkan kemampuannya menangkap dan menginformasikan ancaman cyber yang akan segera terjadi, katanya.

Pengangkut kontainer no.1 di dunia dan salah satu perusahaan terbesar Denmark, Maersk, terkena serangan cyber besar pada bulan Juni, salah satu gangguan terbesar yang pernah terjadi dalam pengiriman global.

Pemerintah juga bekerja untuk kerjasama yang lebih dalam antara pihak berwenang dan perusahaan swasta dalam memerangi serangan cyber, kata Frederiksen.

Dia mengatakan, dia yakin perusahaan terkadang enggan menginformasikan bahwa mereka terkena serangan cyber, karena mereka takut menakut-nakuti pelanggan atau investor.

Frederiksen mengatakan bahwa dia melihat ancaman cyber secara keseluruhan sebagai “salah satu ancaman terbesar waktu kami.”

“Jika Anda dapat melemahkan negara-negara demokratis kita dengan mengacaukan sistem energi atau sistem komunikasi atau sistem keuangan, hal itu akan merusak kepercayaan masyarakat kita terhadap kemampuan masyarakat kita untuk melindunginya,” katanya.

Rusia membobol jaringan pertahanan Denmark dan memperoleh akses ke email karyawan pada tahun 2015 dan 2016, Frederiksen mengatakan pada bulan April.

Pasukan Denmark akan mendapatkan pelatihan bagaimana menangani kesalahan informasi Rusia sebelum dikirim untuk bergabung dengan sebuah penumpukan militer NATO di Estonia pada bulan Januari, Frederiksen mengatakan pada bulan Juli.