Saat akun Twitter Pentagon ‘mendukung’ Trump untuk mundur

0
145

Departemen Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon telah menghapus sebuah unggahan di Twitter setelah akun tersebut mencuitkan ulang permintaan agar Presiden Donald Trump mengundurkan diri.

Pentagon menyimpan kode nuklir dan bertanggung jawab atas keamanan Amerika Serikat, namun bukan berarti mereka bebas dari kesalahan. Akun Twitter resmi Pentagon secara tak sengaja mencuitkan ulang (retweet) sebuah unggahan yang menuntut Presiden AS Donald Trump untuk mengundurkan diri.

Cuitan yang asli, yang juga meminta dua politisi AS lain untuk mundur menyusul tuduhan atas skandal pelecehan seksual, berasal dari akun @ProudResister, seorang aktivis anti-Trump.

Akun itu menulis, “Solusinya sederhana. Roy Moore: Mundur dari pemilihan. Al Franken: Mundur dari Kongres. Donald Trump: Mundur dari kepresidenan. GOP: Berhenti menjadikan isu kekerasan seksual sebagai isu partisan. Ini adalah kejahatan, begitu pula kemunafikan Anda.”

Akun utama Pentagon mencuitkan ulang pesan tersebut ke 5,2 juta pendukungnya sebelum cepat-cepat menghapusnya. Namun blunder memalukan itu tetap disadari. Sebuah screen shot dari cuitan ulang Pentagon itu kemudian disebarkan, dan warganet pun langsung membalas.