Cara Mudah Deteksi Kerusakan Kopling Mobil Transmisi Manual

0
114

Memiliki mobil dengan transmisi manual tidak selamanya asyik meski terkadang kopling rusak karena dimakan usia. 

Pentingnya fungsi kopling mobil transmisi manual membuat pemilik kendaraan harus tahu tanda-tanda kerusakan komponen penyalur tenaga dari mesin ke roda-roda. Tujuannya agar kerusakan tidak menjadi lebih parah sampai menimbulkan kondisi yang tidak diinginkan di jalan.

Hal ini tentu diperlukan kepekaan pengemudi terhadap kendaraannya. Sebab pencegahan lebih baik daripada nantinya mengelurkan biaya lebih mahal.

Kopling mobil transmisi manual terdiri dari flywheel, clutch disc, cover clutch, dan release bearing. Jika terjadi kerusakan pada komponen tersebut maka tidak ada cara lain kecuali membongkarnya.

Nissan Indonesia memberikan cara mudah untuk mengetahui ketika kopling mengalami gangguan. Berikut rangkumannya.
1. Gejala yang bisa langsung terasa adalah ketika pedal kopling terasa lebih keras ketika ditekan. Situasi ini mudah dikenali jika memang keseharian Anda mengendarai kendaraan itu sendiri.

2. Hilangnya tenaga. Jadi, kondisi ini terjadi ketika transmisi sudah dimasukkan ke gigi satu, kemudian kopling diangkat setengah atau lebih, kemudian gas tidak ditekan mobil tidak berjalan.

Sebab biasanya, ketika kopling diangkat setengah tanpa gas harus ditekan, mobil sudah bisa berjalan. Namun ketika kopling mulai bermasalah, mobil tidak berjalan.

3. Hilangnya free play kopling. Ini berarti kopling harus dilepas lebih tinggi dari semestinya, biasanya pada kondisi normal di mana free play masih belum hilang, kopling tidak perlu diangkat terlalu tinggi untuk bisa berjalan.