Situasi Tenang Mengikuti Malam Kedua Protes Pemilihan Indonesia

0
97

Tenang kembali ke jalan-jalan ibukota Indonesia Kamis setelah bentrokan malam kedua antara pasukan keamanan dan pengunjuk rasa marah tentang hasil pemilihan bulan lalu, yang memberikan Presiden Joko Widodo masa jabatan kedua.

Area pusat kota ibukota menjadi medan perang dengan gas air mata, peluru karet, batu dan petasan semalam.

Para pengunjuk rasa merobek-robek lembaran trotoar, menghancurkan rambu-rambu jalan dan membakar kios makanan dan pos keamanan.

Kerusuhan itu menyusul pengumuman Selasa pagi oleh Komisi Pemilihan Umum yang mengkonfirmasikan bahwa Widodo telah mengalahkan penantangnya, mantan jenderal Prabowo Subianto, dalam jajak pendapat 17 April.

Kematian meningkat menjadi 8

Kekerasan dimulai Selasa malam ketika enam orang tewas. Dua lagi tewas pada Rabu malam, kata para pejabat.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan korban tewas termasuk tiga remaja, dan 737 orang terluka dalam kerusuhan itu, yang terkonsentrasi di lingkungan tengah Tanah Abang. Kantor berita negara Antara melaporkan bahwa tiga rumah sakit telah merawat lebih dari 350 orang karena cedera.

Tetapi jajaran pemrotes menipis pada Rabu malam, dan juru bicara kepolisian Dedi Praseyto mengatakan yang terakhir telah bubar pada pukul 7 pagi (0000 GMT).

Jalan-jalan yang sepi pada Rabu ketika para pekerja kantor menjauh dari pusat kota, dipenuhi lalu lintas lagi Kamis. Pekerja kota dalam overall oranye menyapu puing-puing.

Widodo memenangkan lebih dari 85 juta dari 154 juta suara, tetapi Prabowo menuduh “kecurangan dan penyimpangan besar-besaran” dan menolak untuk mengakui kekalahan.

Agen pemilihan mengatakan tidak ada bukti kecurangan yang sistematis dan pengamat independen mengatakan pemilihan itu bebas dan adil.

Di bagian lain Indonesia, massa membakar kantor polisi di pulau Madura, timur laut pulau utama Jawa, sementara dua pos polisi dibakar di Pontianak di pulau Kalimantan, media melaporkan.

‘Membengkokkan kekacauan’

Pasar keuangan Indonesia menguat Kamis dengan rupiah naik 0,5% dan indeks saham utama naik 1,6%.

Taye Shim, direktur pasar modal di Mirae Asset Securities Indonesia, mengatakan dia tidak melihat demonstrasi sebagai ancaman serius bagi stabilitas Indonesia.

“Sementara para pendukung yang marah mungkin menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan hasil pemilihan resmi, kami tidak berpikir itu akan menjadi ancaman serius bagi demokrasi Indonesia,” katanya kepada Reuters.

Polisi mengatakan jumlah penangkapan terkait kerusuhan meningkat menjadi 300.

Juru bicara kepolisian nasional Muhamad Iqbal mengatakan para petugas telah menemukan amplop dengan uang pada beberapa orang yang mereka cari, menunjukkan para penghasut berada di belakang masalah.

“Ini bukan insiden spontan, ini sesuatu yang dirancang. Ada indikasi bahwa massa dibayar dan bertekad menyebabkan kekacauan,” katanya, Rabu.

Prabowo, dalam sebuah video yang diposting ke akun Twitter-nya Rabu malam, mendesak para pendukungnya untuk membubarkan diri secara damai.

“Aku memohon padamu untuk kembali ke rumahmu untuk beristirahat, menghindari segala tindakan yang akan melanggar hukum,” katanya.

Partai politik Prabowo, Gerindra, mengeluh bahwa pihak berwenang berusaha menyalahkan pelaku kerusuhan itu.

Menantang pemungutan suara

Andre Rosiade, juru bicara Gerindra, mengatakan gugatan akan diajukan di Mahkamah Konstitusi pada hari Jumat untuk menentang hasil pemilihan, yang memberi Widodo bagian 55,5% suara dibandingkan 44,5% untuk penantangnya.

Prabowo kalah dalam pemilihan presiden sebelumnya, pada tahun 2014, untuk Widodo dengan margin yang lebih tipis dan keberatan dengan hasilnya juga.

Dia juga mengajukan pengaduan ke Mahkamah Konstitusi tetapi pengadilan menolaknya.

Para analis mengatakan, margin kemenangan dua digit Widodo kali ini berarti oposisi tidak memiliki alasan kuat untuk mengklaim kecurangan, tetapi ia mungkin dapat mengandalkan agitasi atas hasilnya oleh kontingen kuat pendukung Islam.

Pemerintah meningkatkan jumlah polisi dan tentara yang bertugas menjadi 58.000 di seluruh Jakarta dan untuk sementara waktu memblokir beberapa fungsi media sosial untuk mencegah berita palsu yang dapat memicu kerusuhan.

Polisi ditampilkan di sebuah konferensi pers yang dicurigai mengenakan jumpsuits oranye serta bom bensin, panah, arit dan uang tunai dalam amplop.

Kepala polisi Tito Karnavian menunjukkan kepada wartawan sebuah senapan sniper dengan peredam dan dua pistol yang katanya disita dari orang-orang beberapa hari sebelum kerusuhan.

“Ada upaya untuk memprovokasi, menciptakan martir, menyalahkan pihak berwenang dan memohon kemarahan publik,” katanya.