Di tengah pandemi COVID-19, Spotify berupaya untuk menarik lebih banyak orang untuk menggunakan layanan premiumnya. Layanan streaming musik itu akan memberikan dua penawaran.

Yang pertama untuk pengguna baru, apabila mereka mendaftar untuk paket premium maka akan diberikan layanan tiga bulan gratis hingga 30 Juni, penawaran ini berlaku untuk paket lainnya seperti paket keluarga, siswa dan individu.

Sementara untuk pengguna lama Spotify akan diberikan potongan harga untuk langganan berikutnya. Penawaran ini dilakukan Spotify untuk memastikan penghasilan dari subscription selama masa pandemi Covid-19.

Sementara pendapatan keseluruhannya sebagian berasal dari iklan, yang merupakan bidang yang paling terimbas di seluruh industri karena krisis ekonomi global.

Dilansir detiKINET dari The Verge, Spotify mengatakan dalam laporan pendapatan terbarunya bahwa pendapatan yang didukung iklan kurang dari perkiraan dan sebagai hasilnya menurunkan target pendapatan untuk tahun ini.

Dalam laporan pendapatannya Spotify juga mengatakan bahwa meskipun jumlah pengguna yang membatalkan akun mereka turun secara keseluruhan, namun mayoritas berencana untuk memperbarui akun mereka begitu situasi ekonomi mereka mulai membaik.

Saat kondisi pandemi COVID-19 membuat orang-orang memperketat anggaran mereka karena tingkat pengangguran dunia yang makin melonjak. Dengan Spotify menawarkan langganan yang lebih terjangkau dengan lebih banyak fitur untuk pelanggan premium, mungkin dapat membuat mereka mendaftar kembali.