Setelah RI, Hyundai Bangun Pabrik Mobil Listrik di Singapura

0
18

Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Co, telah resmi memulai pembangunan fasilitas research and development di Singapura pada Selasa (13/10). Fasilitas bernama Hyundai Motor Group Innovation Center in Singapore (HMGICS) itu bakal memproduksi kendaraan listrik skala kecil.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menjelaskan fasilitas itu mampu memproduksi 30 ribu unit kendaraan listrik per tahun pada 2025. Investasi proyek ini dikatakan mencapai US$295 juta.

Dalam siaran pers Hyundai, Loong mengatakan fasilitas seperti ini yang pertama di dunia.

“Tujuan Singapura adalah memiliki seluruh kendaraan yang bergerak dengan energi bersih pada 2040,” kata Loong.

Singapura adalah negara yang menjual kendaraan dengan harga sangat mahal. Negara kecil ini juga tidak punya fasilitas produksi otomotif, namun berambisi menyingkirkan kendaraan dengan mesin pembakaran pada 2040.

Hyundai menjelaskan HMGICS bakal mengadopsi teknologi industri 4.0 seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan penggunaan robot. Fasilitas didirikan di tengah Singapura dan diklaim menggunakan energi ramah lingkungan seperti sinar matahari dan hidrogen untuk mengurangi karbon.

Fasilitas produksi kendaraan listrik di Singapura berdekatan dengan pabrik berkapasitas besar yang saat ini juga sedang didirikan di Indonesia. Pabrik yang berada di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat itu merupakan hasil investasi lebih besar, yakni US$1,55 miliar.

Selain untuk mendirikan pabrik 150 ribu unit per tahun, investasi itu juga jadi modal mendirikan 100 jaringan penjualan pada 2021.

Hyundai bakal memproduksi mobil di Indonesia mulai 2021, pabrik juga siap melahirkan kendaraan listrik. Ada empat model yang rencananya diproduksi, yakni SUV, MPV, hatchback, dan sedan untuk penjualan domestik dan ekspor.

Sumber : CNN[dot] COM