Kalian lagi nonton drakor Start-Up? Tim Nam Do-San atau Han Ji-Pyeong, kalian mesti tahu nih siapa hacker, hustler, dan hipster di drakor yang setiap episodenya bikin geregetan ini.

Sesuai dengan judulnya, film ini bercerita tentang dunia bisnis digital. Dalam membangun sebuah startup, harus ada tiga jenis orang dengan karakter utama di dalamnya. Ketiga jenis orang ini akan menjadi pondasi kuat bagi tim startup tersebut.

Apa saja? Sebuah startup di tahap awal harus punya hacker, hustler, dan hipster. Nah, sama seperti geng Samsan Tech yang mendirikan bisnis berbasis teknologi AI, masing-masing dari mereka memegang peran ini.

Trio “San” di Samsan Tech. Foto: Istimewa/Screenshot detikINET

Hacker

Istilah hacker di dunia startup ditujukan kepada orang-orang yang ahli di bidang teknologi. Mereka adalah developer yang punya keterampilan dasar membuat startup digital, yakni coding. Udah bisa nebak dong siapa yang punya peran ini di drakor Start-Up? Pastinya trio “San” yang terdiri dari Nam Do-San, Kim Yong-San, dan Lee Chul-San.

Banyak orang awam menilai para hacker ini sebagai orang yang nerd, introvert, dan aneh, persis seperti karakter trio “San” ini. Tapi di balik keanehannya, mereka jago banget coding.

Di era digital seperti sekarang, membangun sebuah startup memang tidak hanya dibutuhkan kreativitas, tapi sebagian besar inovasi juga didorong oleh terobosan teknologi inovatif karya dari para programmer ini.

Nah, para jago coding ini tak bisa berjalan sendiri. Mereka perlu orang lain dengan elemen hustler dan hipster. Oke, lanjut ke peran berikutnya!

Seo Dal-Mi si hustler. Foto: Istimewa/Screenshot detikINET

Hustler

Bisa bikin aplikasi secanggih apa pun, startup tidak bisa berjalan tanpa bantuan hustler. Itu sebabnya trio “San” merekrut Seo Dal-Mi sebagai CEO mereka.

Bagaimana dengan peran hustler? Orang-orang dengan elemen hustler punya semangat dalam menjual dan memperkenalkan produk startup-nya ke publik. Hustler seperti Seo Dal-Mi punya kejelian memperhatikan apa yang dibutuhkan konsumen atau user.

Mereka pintar berbicara, juga lebih ahli dalam hal seperti networking, manajemen keuangan, strategi pemasaran, dan hal lainnya seputar perekonomian dan bisnis.

Jung Sa-Ha si desainer yang jadi hipster. Foto: Istimewa/Screenshot detikINET

Hipster

Sementara hacker fokus coding dan hustler memperkenalkan produk startup, hipster akan berperan dalam estetika. Si hipster di geng Samsan Tech ini tentu saja Jung Sa-Ha.

Hipster di dunia startup dikenal sebagai desainer, mereka punya cita rasa dan visual sense yang bagus. Orang-orang seperti Jung Sa-Ha berperan dalam membuat tampilan dan user experience di web atau aplikasi menjadi menarik. Para hipster di dunia startup juga ditujukan kepada orang-orang yang memiliki kreativitas tinggi.

Begitulah, ketiga elemen ini saling berkaitan. Hacker tanpa hustler dan hipster, tidak akan tercipta produk dan strategi marketing yang kekinian. Begitu juga hustler tanpa hacker dan hipster, tidak akan memunculkan produk atau layanan yang inovatif.

Tak kalah penting, geng Samsan Tech juga memperlihatkan bahwa setiap anggota dalam tim startup perlu punya sifat tahan banting karena dalam perjalanannya, sebuah startup akan diwarnai cerita jatuh bangun. Kalau kalian mirip siapa nih?