Samsung Biologics Siap Produksi Perawatan Antibodi Covid-19

0
14

Dilansir dari Korea Tech Today, Samsung Biologics mengumumkan bahwa mereka berhasil memproduksi batch pertama perawatan antibodi COVID-19 Eli Lilly. Ini terjadi lima bulan setelah kedua perusahaan (Samsung Biologics dan Eli Lilly) menandatangani kesepakatan manufaktur jangka panjang pada Mei 2020 lalu, karena kebutuhan mendesak untuk perawatan COVID-19.

Kolaborasi antara kedua perusahaan ini akan mempercepat pasokan dan aksesibilitas terapi antibodi COVID-19. Samsung memproduksi Bahan Farmasi Aktif (API) yang diperlukan dengan Good Manufacturing Practice (GMP) dan peraturan lainnya dalam lima bulan setelah penandatanganan kontrak.

Dr. Kim Tae-han, CEO Samsung Biologics, mengatakan jika perusahaan merasa puas dengan pengiriman produk Eli Lilly untuk dapat melawan pandemi dengan cepat. Ia berkata jika pasien yang menderita COVID-19, bisa mendapatkan harapan melalui pengobatan ini. Samsung Biologics bekerja dengan perusahaan biofarma multinasional dalam memproduksi sampel obat dan batch komersial. Perusahaan bertujuan untuk terus bekerja sebagai mitra CDMO Lilly dalam menyediakan perawatan COVID-19 untuk pasien secara global.

Antibodi penawar bamlanivimab, yang dikembangkan oleh Eli Lilly, memperoleh otorisasi penggunaan darurat FDA pada 9 November untuk COVID-19 dan diakui sebagai perawatan antibodi COVID-19 pertama secara global. Perawatan ini dijual dengan harga 1,38 juta won ($ 1.250) atau sekitar Rp 17,7 jutaan per suntikan.

David A. Ricks, ketua, dan CEO Eli Lilly menyatakan bahwa antibodi penetral terbukti menjadi alat penting dalam memerangi COVID-19. Industri biofarmasi ini siap bertindak dan berkolaborasi dengan cepat untuk meningkatkan pasokan manufaktur global secara efektif. Perjanjiannya dengan Samsung Biologics tersebut, tentu meningkatkan kapasitas produksi Lilly dan memperluas kemampuannya untuk memberikan terapi antibodi kepada pasien di seluruh dunia.